Membuat Kertas Daur Ulang

Beberapa waktu yang lalu, untuk mengisi liburan sekolah anak, kami mendaur ulang sampah kertas di rumah. Untuk percobaan pertama, hasilnya lumayan, bisa digunakan sebagai kertas gambar.

Inilah tahapan yang kami lakukan dalam mendaur ulang kertas.

Alat:

  1. Gunting.
  2. Wadah.
  3. Blender.
  4. Cetakan: untuk cetakan, kami membuat sendiri dari rangka pigura. Rangka pigura (dari kayu) kami lepas, hanya dipakai rangka kayunya saja. Kemudian lapisi rangka tadi dengan kain tipis/kain kelambu.
  5. Kain yang menyerap air/handuk.
  6. Spons.
  7. Setrika.
  8. Alat pemberat.
cetakan pembentuk kertas

Bahan:

  1. Kertas bekas/tidak terpakai. Kami menggunakan kertas iklan dari supermarket.
  2. Air.

Cara Membuat:

  1. Gunting/sobek kecil kertas yang akan didaur ulang.
  2. Masukkan ke dalam blender, tambahkan air.
  3. Blender hingga halus menjadi bubur kertas. Jangan sampai ada kertas yang masih kasar, bisa menyebabkan kertas sulit tercetak.
  4. Siapkan wadah berisi air yang banyak.
  5. Tuangkan bubur kertas ke dalam wadah berisi air tersebut.
  6. Masukkan cetakkan ke dalam wadah no 5. Pastikan bubur kertas merata di cetakan.
  7. Letakkan cetakan pada kain yang menyerap air/handuk. Buka penutup luar cetakan. Ambil air pada bubur kertas yang tercetak dengan spons. Jika spons terisi air, peras, hingga spons kering lagi. Jika perlu, ulangi kurangi air pada bubur kertas yang tercetak, hingga air yang ada tidak banyak lagi.
  8. Balik cetakan pada kain yang akan dipakai mengeringkan. Hati-hati ketika membalik, karena bubur kertas masih lengket, sehingga mudah sobek.
  9. Tutup kain yang telah ada kertas tercetaknya, setrika bagian atas kain, sehingga membantu kertas cetakan lebih cepat kering.
  10. Ulangi langkah 6 – 9 hingga sebanyak berapa kertas daur ulang yang ingin dicetak.
  11. Beri alat pemberat di atas kain yang menutupi kertas tercetak terakhir. Hal ini dilakukan agar kertas yang telah kering tidak melengkung dan tetap lurus. Keringkan tumpukan cetakan kertas tersebut.

*Karena ini proyek liburan anak, maka kami lakukan berdua. Dalam persiapan, kami lakukan bersama, sedangkan saat mencetak kertas, aku lakukan terlebih dahulu, sebagai contoh. Kemudian anakku melakukannya sendiri. Tahapannya mudah untuk dilakukan oleh anak umur 6 tahun. Untuk tahapan awal memang masih perlu dibantu, namun setelah melakukan sekali-dua kali, maka selebihnya bisa melakukan sendiri.

Untuk tahapan lebih detailnya, silakan lihat di youtube berikut ini.